SELAYANG PANDANG IMAM ALI BIN MUSA AL-RIDHA AS

SELAYANG PANDANG IMAM ALI BIN MUSA AL-RIDHA AS

Jatsiliq: Ya, Yuhanna menukil kata-kata ini dari al Masih. Dan memberikan berita gembira tentang kenabian seorang laki-laki dan juga bisyarah (memberikan berita gembira) tentang Ahlulbait dan washinya. Namun tidak dikatakan hal ini kapan akan terjadi. Dan dia juga tidak menyebutkan nama kelompok tersebut supaya kami bisa mengenalinya.

Imam as: Jika kami membawakan seseorang untuk membaca Injil dan membacakan ayat yang di dalamnya terdapat nama Muhammad dan Ahlulbainya serta ummatnya, apakah anda akan mengimaninya?

Jatsiliq: Sangat bagus sekali.

Imam berkata kepada Nasthas Rumi: Apakah anda menghafalkan Safar ketiga Injil?

Nasthas berkata: Ya, saya menghafalnya.

Kemudian imam memandang kepada Raksul Jalut (Tokoh besar orang-orang Yahudi) dan berkata: Apakah anda juga membaca Injil? Ia berkata: Ya, aku bersumpah demi jiwaku. Imam berkata: Ambillah Safar ketiga. Jika di dalamnya menyebutkan Muhammad dan Ahlulbaitnya, bersaksilah untukku. Dan jika tidak ada, maka tidak perlu bersaksi. Kemudian Imam as membacakan safar ketiga, hingga sampai pada nama Muhammad saww, kemudian berhenti dan memandang kepada Jatsiliq dan berkata: Wahai orang Nashara, Demi kebenaran al Mahsih dan Ibunya, apakah anda menerima bahwa saya tahu tentang Injil?

Jatsiliq: Ya.

Kemudian imam as membacakan nama Nabi saww dan Ahlulbait serta umatnya untuk Jatsiliq. Kemudian berkata: Wahai Orang Nashara, Bagaimana menurut anda? Apakah Ini Kata-kata Isa bin Maryam? Jika Anda mengingkarinya, maka anda telah mengingkari apa yang telah dikatakan Injil dalam hal ini, Musa dan Isa keduanya. Dan anda telah menjadi kafir.

Jatsiliq: Saya tidak akan mengingkari dan menerima apa-apa yang keberadaannya di dalam Injil telah jelas bagiku.

Imam as: Kalian semua bersaksilah bahwa ia telah berikrar dan menerima. Kemudian Imam as berkata: Wahai Jatsiliq, Tanyakanlah apa saja yang anda kehendaki.

BACA JUGA:  PERISTIWA GHADIR KHUM

Jatsiliq: Katakan kepadaku tentang pengikut setia (hawariyun) Isa, mereka ada berapa orang? Dan Ulama-ulama Injil ada berapa orang?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Copyright © 2019, Mulla Shadra Hasan Abu Ammar ra