SELAYANG PANDANG IMAM ALI BIN MUSA AL-RIDHA AS

SELAYANG PANDANG IMAM ALI BIN MUSA AL-RIDHA AS

Ia bermusyawarah dengan mentri-mentrinya dan mereka berpandangan hal tersebut tidak maslahat kecuali satu orang bernama Ali bin Isa bin Mahan yang mendesak untuk memecat Makmun dari posisinya. Pada akhirnya Amin mengumumkan keputusannya terkait dengan pemecatan saudaranya.

Makmun juga dalam menanggapi perbuatan tersebut, memecat Amin dari kekhalifahan. Setelah terjadi perselisihan militer yang bertubi-tubi akhirnya Amin terbunuh pada tahun 198 hijriah.

Dengan demikian setelah terbunuhnya Amin seluruh kekuasaan pemerintahan Islam berada di tangan Makmun.

KEBEBASAN YANG RELATIF BAGI IMAM PADA MASA PEMERINTAHAN AMIN

Pada masa pemerintahan Amin jarak antara kematian Harun dan masa pemerintahan Makmun, di dalam sejarah tidak nampak adanya benturan antara Imam as dan para petugas pemerintahan Abbasi. Jelas terlihat bahwa perangkat pemerintahan Bani Abbas di tahun-tahun yang singkat itu menghadapi perselisihan dari dalam dan perselisihan antara Amin dan Makmun serta pemecatan Makmun dari posisi putra mahkota  dan diserahkan kepada Musa putra Amin, tidak ada kesempatan untuk mengganggu dan menekan keluarga imam Ali as pada umumnya dan imam Ridha pada khususnya. Dan orang-orang Syiah menganggap tahun-tahun itu yaitu antara tahun 193-198 adalah hari-hari yang relatif bebas bagi Imam as dan merupakan kesempatan yang baik untuk melakukan kegiatan-kegiatan ilmiah dan penyebaran budaya Ahlulbait.

SIAPAKAH MAKMUN

Ibu Makmun adalah seorang budak berasal dari Khurasan bernama Marajil yang meninggal beberapa hari setelah kelahiran Makmun. Dan Makmun tumbuh sebagai anak yatim tanpa ibu. Para ahli sejarah menuliskan bahwa ibunya adalah budak terjelek dan terkotor di dapur istanah Harun. Dan ini adalah pendukung dari cerita yang membongkar sebab kehamilannya[1].

BACA JUGA:  IMAM ALI AS DAN SERIBU KEPENG EMAS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Copyright © 2019, Mulla Shadra Hasan Abu Ammar ra