SELAYANG PANDANG IMAM ALI BIN MUSA AL-RIDHA AS

SELAYANG PANDANG IMAM ALI BIN MUSA AL-RIDHA AS

Apapun adanya, majlis diskusi dan dialog telah dilaksanakan oleh Makmun dengan tujuan-tujuan di atas. Namun sebagaimana yang kita lihat, Makmun dengan terlaksananya majlis-majlis diskusi dan dialog itu mati kutu. Ia tidak hanya sampai pada tujuannya bahkan memberikan hasil terbalik.

Dan kini setelah memperhatikan mukadimah-mukadimah di atas, kami akan menengok sebagian dari dialog-dialog di atas. Walaupun dengan sangat disayangkan di dalam kitab-kitab sejarah dan hadits kedetailan pembahasan-pembahasan yang telah dilontarkan oleh masing-masing kubu, sama sekali tidak disebutkan bahkan dinukil dengan sangat ringkas.

DIALOG IMAM AS DENGAN PARA PENGIKUT BERBAGAI MACAM AGAMA DAN ALIRAN

Walaupun dialog imam Ali bin Musa al Ridha as sangatlah banyak, namun dari semua yang terpenting adalah tujuh dialog yang disebutkan berikut ini.

Dialog-dialog ini dinukil oleh seorang ulama besar al-marhum Syekh Shaduq di dalam kitab “Uyun Akhbaru al Ridha dan juga al-marhum Allamah Majlisi di dalam jilid 29 kitab Biharul Anwar yang menukil dari kitab ‘Uyun Akhbaru al-Ridha dan juga terdapat di dalam kitab Musnad al-Imam al-Ridha jilid 2. Dialog-dialog itu adalah sebagai berikut:

  • Dialog dengan Jatsiliq[2]
  • Dialog dengan Ra’sul Jalut[3]
  • Dialog dengan Hariz Akbar[4]
  • Dialog dengan ‘Imran Shabii[5]

Keempat dialog ini di dalam satu majlis dan dihadiri oleh Makmun dan sejumlah para cendekiawan dan tokoh-tokoh Khurasan.

  • Dialog dengan Sulaiman Muruzi[6] yang dilaksanakan di dalam satu majlis tersendiri yang dihadiri oleh Makmun dan orang-orangnya.
  • Dialog dengan Ali bin Muhammad bin Jaham.[7]
  • Dialog dengan pembesar-pembesar berbagai madzhab di Bashrah

Masing-masing dari dialog ini memiliki kandungan yang sangat dalam dan menarik dimana walau sampai saat ini telah berlalu kira-kira seribu dua ratus tahun dari peristiwa itu, masih merupakan penunjuk jalan dan penerang dan sangat bermanfaat. Juga dari sisi kandungannya dan juga dari sisi cara dan metode berdialog dan metode masuk dan mengakhiri dan keluar dari pembahasan.

BACA JUGA:  KISAH SAIYIDUS SAJIDIN IMAM ZAINUL ABIDIN AS

Sebagai contoh kami akan membawakan dialog Imam dengan Jatsiliq yang terjadi di salah satu majlis besar Makmun.

USAHA MAKMUN

Di dalam kitab ‘Uyun akhbar al Ridha diriwayatkan sebagai berikut: Ketika imam Ali bin Musa al Ridha sampai pada Makmun, ia memberi perintah kepada Fadhl bin Sahl perdana mentrinya untuk mengundan pengikut bermacam-macam aliran seperti Jatsiliq ( ulama besar Nashrani) dan Raksul Jalut (pemimpin besar Yahudi) dan pemimpin-pemimpin Shabiin dan Hariz Akbar (pemimpin besar Zartusyti) dan Nasthas Rumawi (ulama besar Nashrani) dan begitu juga ulama-ulama yang lain Ilmu Kalam supaya mereka mendengarkan ucapan Imam as dan Imam as mendengarkan ucapan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Copyright © 2019, Mulla Shadra Hasan Abu Ammar ra