KISAH MASJID IMAM HASAN MUJTABA as

Tuan Rajabiyan berkata: Inilah peristiwa uang lima puluh tumanan itu. Tetapi sungguh… lima puluh tuman ini sangat berpengaruh terhadap pembangunan masjid. Saya sendiri berharap: Masjid berdiri akan tetapi jika saya sendirian yang mebiayainya, saya tidak mampu dan tidak punya untuk membangun sampai jadi begini. Tetapi setelah datang uang lima puluh tuman tersebut sangat berpengaruh terhadap pembangunan masjid begitu juga terhadap pekerjaanku. (akhir kisah)

Penulis[2] berkata: Kendati naskah kisah-kisah ini tidak memiliki tanda-tanda dan bukti-bukti lahiriah lain yang menjelaskan bahwa orang tersebut adalah imam Mahdi selain dari keyakinan pemilik kisah bahwasanya sayid agung yang membuat sketsa masjid dan yang berbicara dengannya di masjid Jamkaron adalah imam Mahdi afs, namun demikian sebagaimana yang telah dijalaskan oleh Muhadist Nuri dalam bab kesembilan di dalam Najmutsaqib, terjadinya mukasyafah-mukasyafah dan pertemuan-pertemuan semacam ini bagi para pengikut imam Mahdi afs, khususnya jika disertai dengan kisah-kisah lain yang mendukungnya dimana naskah tersebut menjelaskan bahwa orang tersebut adalah imam Zaman afs, Sebagian dari kisah-kisah tersebut senantiasa terjadi di jaman kita ini. Dan dengan pertolongan Allah swt akan terbit buku baru yang khusus menceritakan pertemuan-pertemuan dengan Imam afs dewasa ini.[3]

 

[1]– Lima puluh tuman=lima ratus rial

[2]– Yang dimaksud penulis di sini adalah Ayatullah Shafi (semoga Allah memanjangkan umurnya)

[3]– Kitab pasokh be dah Porsyesy, karya Ayatullah Luthfullah Shafi Golpaygani, hal 31- 44. Peristiwa ini juga dimuat di dalam kitab Al-Imam Mahdi minal Mahd ila zhuhur, karya almarhum Sayid Muhammad Kazhim Qazwini, hal 323.

BACA JUGA:  IMAM ALI AS DAN SERIBU KEPENG EMAS

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Copyright © 2019, Mulla Shadra Hasan Abu Ammar ra