PERISTIWA KESYAHIDAN IMAM RIDHA AS DAN SEBAB-SEBABNYA

PERISTIWA KESYAHIDAN IMAM RIDHA AS DAN SEBAB-SEBABNYA

MENYERAPNYA AIR DAN IKAN DI DALAM KUBUR

Diriwayatkan oleh Abul Faraj Isfahani: Aba Shalt Hizawi mengatakan: “Ketika waktu upacara pemakaman jenazah imam Ridha as telah tiba, Makmun memanggilku dan memerintahkan untuk menggali kubur imam Ridha as di salah satu sisi makam ayahnya (Harun). Kemudia ia menghadap kami dan berkata: pemilik jenazah ini meberitahukan kepadaku supaya menggali kubur untuknya. Dan di dalamnya terdapat air dan ikan. Sekarang, galilah kubur tersebut.”

Setelah penggalian kubur telah selesai dan sampai pada sebuah lubang lahat, di dalam kubur tersebut keluar air dan terdapat ikan di dalamnya. Kemudian air terserap kedalam tanah. Dan Jenazah imam Ridha as dimakamkan di tempat tersebut.

Syekh Abas Qomi mengatakan: “Dalam selimut sebuah inayah, karena keberkahan maula dan tuanku imam Ridha as saya memahami bahwa munculnya air dan ikan di dalam kubur imam Ridha as dan menyerapnya air, mungkin untuk memberitahukan kepada Makmun tentang balasan Tuhan bahwasanya kerajaannya akan runtuh dan karena murka Tuhan ia akan binasa dengan perantaraan air dan ikan. Karena dia telah membunuh imam Ridha as dengan makar dan kelicikan.

Kamaludin Dimyari pemilik kitab “Hayatul Hayawan, tentang takbir mimpi seseorang melihat ikan di alam mimpinya, beliau mengatakan: kadang-kadang melihat ikan di dalam mimpi menerangkan suatu kemalangan dan kesedihan dan lenyapnya harta kekayaan dan murka Tuhan. Karena Tuhan telah mengharamkan memburu ikan di hari Sabtu kepada orang-orang Yahudi. Dan mereka tidak mentaati perintah Tuhan, dan merekapun mendapatkan laknat dari Tuhan. (Sebagaimana yang telah diterangkan di dalam ayat 27 surat Annisak).

MAKMUN BINASA DENGAN PERANTARAAN IKAN

Tentang binasanya Makmun dengan perantaraan air dan ikan, Mas’udi di dalam kitab Muruju Dzahab di dalam Syarah Sejarah Hidup Makmun dan peperangan-peperangannya di wilayah Rum, menulis dimana ringkasnya adalah sebagai berikut:

BACA JUGA:  HARI MAB'ATS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Copyright © 2019, Mulla Shadra Hasan Abu Ammar ra