KISAH KELAHIRAN IMAM MAHDI AFS

KISAH KELAHIRAN IMAM MAHDI AFS

Di dalam riwayat yang lain dikatakan: Hakimah berkata: Ketika empat puluh hari dari kelahiran imam Zaman afs telah berlalu, saya pergi kerumah imam Hasan Askari as. Tiba-tiba saya melihat imam Zaman as berjalan di dalam rumah. Saya tidak pernah melihat wajah yang lebih indah dari wajahnya. Dan tidak pernah mendengar perkataan yang lebih fashih dari perkataannya. Imam Hasan as berkata: Kelahiran ini adalah kelahiran yang dimuliakan di sisi Tuhan.

Aku berkata: Wahai maula dan junjunganku, aku melihat pertumbuhan anak ini begini dan begitu sedang usinya tidak lebih dari empat puluh hari.

Imam Hasan Askari as tersenyum dan berkata: Wahai bibiku, apakah anda tidak mengetahui bahwa kami para Imam as setiap hari tumbuh seukuran satu tahun bagi orang lain. Aku berdiri dan mencium kepala anak tersebut. Dan kembali ke rumahku sendiri.

Setelah beberapa lama saya pergi ke rumah imam Hasan Askari as untuk bertemu anak baru lahir itu. Saya mencari anak kecil itu, tetapi aku tidak menemukannya. Saya bertanya kepada imam Hasan Askari as: Maulaku, apa yang terjadi dengan hadhrat Mahdi?

Imam Hasan Askari as menjawab: Saya telah menyerahkannya kepada wujud dimana ibu Musa as telah menyerahkan Musa as kepadaNya.

 

KEAJIBAN LAIN PADA HARI KELAHIRAN DAN HARI-HARI PERMULAAN DARI USIA IMAM ZAMAN AFS

Dinukil dari Muhammad bin ‘Utsman (wakil khusus yang kedua imam Zamam afs). Dia berkata: Ketika imam Mahdi afs dilahirkan dari atas kepalanya memancar cahaya ke langit. Kemudian anak bayi itu bersujud kepada Allah swt. Kemudia beliau mengangkat kepalanya dari sujud dan membaca dua ayat ini:

شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ ۚ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ * إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ ۗ وَمَنْ يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ

BACA JUGA:  PERISTIWA GHADIR KHUM

“Allah menyatakan bahwa tiada tuhan selain Dia (begitu pula) para malaikat dan orang-orang berilmu yang menegakkan keadilan, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana. Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam. Tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi kitabkecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian di antara mereka. Barang siapa ingkar terhadap ayat-ayat mereka, maka sungguh, Allah sangat cepat perhitungan-Nya”.[2]

Muhammad bin ‘Utsman juga mengatakan: Imam Mahdi afs lahir pada hari Jumat dan sudah tersunat. Dan saya mendengar dari Hakimah bibi imam Hasan Askari as, beliau mengatakan: Dari ibunya tidak keluar darah nifas, dimana seluruh ibu-ibu para Imam demikian adanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Copyright © 2019, Mulla Shadra Hasan Abu Ammar ra