Sebagian orang berlindung dibawah beberapa pepohonan tersebut dengan menghamparkan sehelai kain di atas salah satu pohon mereka membuat tempat berteduh untuk Nabi besar Muhammad saww. Tetapi angin yang sangat panas bertiup di bawah tempat berteduh tersebut. Dan panasnya sinar matahari yang sangat menyengat menyebar dibawahnya.
Shalat zhuhur telah selesai.
Ummat Islam hendak bergegas pergi ke kemah-kemah kecil yang mereka bawa, akan Tetapi Rasulullah memberitahukan mereka semua untuk mendengarkan pesan Tuhan yang baru. Dimana telah disampaikan disela-sela pidato yang panjang. Oleh karena itu mereka mempersiapkan diri. Karena orang-orang yang berada jauh dari Nabi saww tidak bisa melihat wajah Nabi, maka mereka membuat sebuah mimbar dari pelana-pelana unta, dan Nabi berdiri di atas mimbar tersebut.
Pertama-tama, Rasulullah saww mengucapkan puja dan puji syukur kepada Allah swt dan berpasrah diri kepada Allah. Dan kemudian berbicara dengan jamaah dan bersabda:
“Saya tak lama lagi akan memenuhi panggilan Allah dan akan meninggalkan kalian”
“Saya memiliki tanggung jawab dan kalian juga punya tanggung jawab”
“Bagaimana kalian akan bersaksi tentang diriku?”
Orang-orang serentak berteriak dan mengatakan:
نَشْهَدُ اَنَّكَ قَدْ بَلَغْتَ وَ نَصَحْتَ وَ جَهَدْتَ فَجَزَاكَ الله خَيْرًا
Kami bersaksi bahwa engkau telah melakukan kewajiban risalahmu dan engkau telah memberi nasehat dan engkau telah berjihad/bejuang. Semoga Allah mengganjarmu dengan kebaikan.
Kemudian Nabi bersabda: “Tidakkah kalian bersaksi kepada keesaan Tuhan dan kerasulanku dan kepada adanya hari kebangkitan dan dibangkitkannya orang-orang yang telah meninggal?”
Mereka semua menjawab: “Ya… kami bersaksi”





Terimakasih admin dan segenab tim redak. sangat bermanfaat.